All growth depends upon activity. There is no development physically or intellectually without effort, and effort means work.

(021) 536 73030 recruit@ace.co.id Jl. Panjang No 9C, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11530

Memang stres rasanya jika merasa karier mulai mandek, atau tidak berkembang sesuai keinginan. Menurut konsultan karier, Eda Arthaputri, S.Psi., dari Experd Consultant, karier mandek bisa dikenali. Dan, Andalah yang bisa mengetahui tanda-tanda tersebut.

“Seseorang dapat berupaya mengenali budaya kerja di kantornya untuk melihat bagaimana proses peningkatan karier di kantor tersebut. Melalui proses tersebut, lakukanlah analisis langkah-langkah yang ditempuh pada peningkatan kariernya,” jelasnya.

Anda ingin tahu tanda-tanda bahwa karier Anda mandek ? Dikutip dari situs Forbes.com , empat pakar karier yaitu Lynn Taylor, Shweta Khare, David Shindler, dan Tina Nicolai berdiskusi mengenaitanda-tanda karier mandek . Berikut di antaranya:
Ô£ö Melakukan hal yang sama secara terus-menerus.
Ô£ö Kemampuan Anda tak dikembangkan oleh perusahaan.
Ô£ö Perusahaan tidak tertarik dengan target Anda di masa depan.
Ô£ö Perusahaan tidak mendukung rencana karier Anda.
Ô£ö Mendapatkan perlakuan yang tidak adil.
Ô£ö Perusahaan tidak memberikan tantangan lebih kepada Anda.
Ô£ö Pendapat, proyek, pekerjaan, dan ide Anda diabaikan.
Ô£ö Tidak ada perubahan perihal gaji, jabatan, atau tanggung jawab.
Ô£ö Anda tidak termotivasi dan tidak antusias menjalani pekerjaan.
Ô£ö Visi dan misi Anda sudah tidak sejalan dengan perusahaan.
Ô£ö Anda dianggap bukan aset berharga dari tim.
Ô£ö Perusahaan merekrut karyawan dari luar untuk menempati posisi yang lebih tinggi daripada Anda.
Ô£ö Praktik “anak emas” dalam pengambilan keputusan.
Ô£ö Perusahaan tidak berkembang dan menuju kebangkrutan.
Ô£ö Anda terlalu nyaman dan tidak ingin berubah.
Ô£ö Kontribusi untuk perusahaan cenderung disepelekan.
Ô£ö Gaji yang tidak adil.

Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut, segeralah untuk mulai memperbaiki keadaan. Buatlah perencanaan mengenai target Anda berikutnya. Namun, tentu saja Anda tidak bisa bergerak sendiri. Perusahaan sebenarnya bisa membantu pengembangan karier karyawannya.

“Sebuah perusahaan dan seorang atasan bertanggung jawab untuk mengembangkan kemampuan dan karier karyawannya,” tegas Eda.

 

Sumber: tabloidnova.com



Back

POST A COMMENT