The highest reward for man’s toil is not what he gets for it, but what he becomes by it.

(021) 536 73030 recruit@ace.co.id Jl. Panjang No 9C, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11530

Ada banyak jalur karir yang memiliki tingkat stres tinggi memang, namun hal itu bukan jadi alasan untuk membuat tindakan yang kurang bijaksana. Tentu saja boleh, jika Anda ingin beralih pekerjaan, namun ada etika dan aturan yang perlu diikuti sehingga Anda pun memiliki catatan yang baik di perusahaan lama Anda yang bisa jadi rekomendasi bagi karir baru Anda nanti. Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika Anda akan mengundurkan diri dari pekerjaaan:

1# Pastikan Anda memiliki alasan yang kuat ketika melepaskan jabatan Anda

Gesekan dengan tim manajemen atau rekan kerja bukanlah alasan yang cukup enak di dengar ketika interview. Pekerjaan itu sama seperti hubungan dalam bentuk apapun seperti pernikahan, akan ada saatnya terjadi gesekan, namun hal itu bukan berarti menjadi alasan perpisahan. Setiap orang harus memiliki kesabaran dan kemauan untuk membuat hubungan itu berhasil. Jadi jangan mencari kambing hitam ketika akan berhenti kerja. Pastikan bahwa alasan Anda berhenti kerja adalah hal positif, sesuatu yang membuat Anda bertumbuh. Jadi pikirkan baik-baik apa yang akan Anda lakukan sebelum berhenti dari pekerjaan Anda.

2# Jangan impulsif

Cara bagaimana Anda mengundurkan diri dari pekerjaan sama pentingnya dengan alasan mengapa Anda berhenti bekerja. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan bertemu langsung dengan pihak manajemen. Lakukan dengan cara berkelas, bukan dengan teriakan, rasa sakit hati, atau marah. Selain itu siapkan surat pengunduran diri yang profesional untuk disimpan pihak perusahaan.

3# Jangan berhenti tiba-tiba

Sewajarnya, seseorang baru bisa mengundurkan diri minimal 2 minggu setelah ia menyampaikan surat pengunduran dirinya. Namun beberapa perusahaan memiliki aturan tersendiri. Untuk itu Anda perlu tahu hal tersebut terlebih dahulu. Mengapa tidak boleh tiba-tiba berhenti? Tentunya ada tugas dan tanggung jawab Anda yang perlu Anda selesaikan dan di delegasikan. Hal ini penting, karena peran Anda tidak bisa tergantikan dalam waktu satu hari.

4# Bantu perusahaan Anda untuk membuat pengunduran diri Anda mulus

Jika diperlukan Anda harus melatih pengganti Anda atau mengejar penyelesaian proyek penting, lakukanlah dengan sebaik mungkin. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan nanti, mungkin suatu saat Anda akan membutuhkan bantuan juga dan hal itu bisa datang dari mana saja. Jadi, jangan membakar jembatan yang suatu saat mungkin Anda akan lewati kembali.

5# Jangan melakukan sabotase

Apapun kondisi yang membuat Anda harus mengundurkan diri, jangan pernah menyabotase perusahaan dimana Anda pernah bekerja seperti menghapus data penting atau hal lainnya yang bisa berdampak hingga ke meja hijau. Jadilah pribadi yang lebih besar dengan mengundurkan diri baik-baik serta bersikap profesional.

6# Tinggal meja Anda dengan bersih

Anda tentu tidak ingin meninggalkan sesuatu yang sifatnya pribadi yang dapat digunakan sebagai senjata untuk menyerang Anda, untuk itu jangan tinggalkan meja Anda sesuatu yang pribadi yang mengingatkan orang yang akan menempati meja itu tentang Anda. Jangan tinggalkan meja kerja Anda dalam keadaan berantakan. Pastikan file yang dibutuhkan untuk Anda delegasikan teratur rapi.

7# Tutup mulut

Sama seperti Anda  tidak mau dijelek-jelekkan oleh mantan bos dan rekan kerja Anda, jangan lakukan hal yang sama kepada mereka dan perusahaan Anda sebelumnya. Dunia ini kecil, dan gosip bisa sampai dengan cepat, jadi pastikan Anda mengendalikan lidah serta apa yang Anda katakan.

 

Sumber: askmen/jawaban/ace/farly



Back

POST A COMMENT